Cotton

Ada berbagai macam jenis bahan kain yang sering dipakai oleh banyak vendor konveksi. Salah satu jenis kain yang paling populer untuk bahan kain kaos ialah bahan cotton, atau sering disebut dengan katun yang memiliki arti kapas.

Pada dasarnya katun terbuat murni 100 % dari serat kapas alami. Ciri-cirinya antara lain memiliki tekstur halus, terasa lembut dan nyaman ketika disentuh, bersifat menyerap keringat sehingga saat dipakai akan terasa adem. Tekstur kain katun sangat cocok digunakan di daerah tropis seperti di Indonesia ini.

Secara umum kain katun untuk kaos terbagi menjadi 2 varian yang disesuaikan berdasarkan jenis benang yang digunakan dan gramasinya, yaitu:

1. Cotton Combed

Cotton combed  diproses dengan pemilahan kapas dengan cara disisir makanya disebut sebagai comb. Hasil serat kapas tampak lebih halus, lebih panjang, dan menjadikan kapas jarang ada NAP (sambungan kapas dalam pilinan).
Cotton combed memiliki banyak varian berdasarkan ketebalan bahan kainnya, yaitu  20s, 24s, 30s, dan 40s. Kain 20s memiliki ketebalan yang paling tebal, sedangkan kain 40s memiliki ketebalan yang paling tipis.
Semua jenis kain cotton combed tersebut merupakan kain yang paling populer digunakan untuk bahan kaos clothing dan distro karena nyaman dikenakan dan tidak mahal.

2. Cotton Carded

Carded adalah sistem pemilahan benang dengan carding atau digaruk, hingga menghasilkan serat kapas yang tidak sehalus combed, tampak agak kasar. Hasil rajutan dan penampilan bahannya kurang rata. Harganya pun relatif lebih murah dibandingkan cotton combed. Jenis bahan kaos ini umumnya digunakan untuk bahan kaos pegawai, seragam pabrik, dan kaos oblong olahraga.

3. Cotton Bamboo

Kain katun bambu termasuk merupakan bahan kain model baru di dunia industri konveksi kaos. Serat kain bambu disebut-sebut sebagai bahan kain kaos  yang memiliki proses pengembangan paling cerah yang pernah ada.

Disebut juga sebagai hasil revolusi kelima dari industri pertekstilan setelah katun, wool, sutera, dan kain linen.

Pada awal penemuannya, bahan kain katun bambu biasa digunakan sebagai bahan pembuat produk mode dan kebutuhan rumah tangga, seperti pakaian dalam, kaos kaki, dasi, handuk, sapu tangan, masker, becover, bahkan sampai popok bayi. Namun seiring berkembangnya pengolahan, kini katun bambu semakin populer dipakai untuk produksi bahan kaos.

4. Cotton Pique

Pique adalah jenis kain katun yang memiliki pori-pori. Perbedaan kain katun Pique dengan yang lain adalah model rajutannya yang terasa dan berpori. Tak heran jika kain Katun Pique ini menjadi bahan kain favorit dalam pembuatan kaos polo berkerah.

Kain katun Pique ada yang terbuat dari bahan katun murni dan ada pula yang dicampur dengan polyester, atau kombinasi keduanya. Rata-rata jenis katun Pique yang mengandung katun murni seratus persen memiliki prosentase shrinkage yang tidak dapat diprediksi. Penyusutan kain biasanya terjadi pada pencucian pertama. Kain katun Pique yang terbuat dari katun bisa menyerap keringat, sehingga lebih nyaman digunakan.

Jenis bahan ini sering juga disebut sebagai kain Lacoste. Memang lacoste merupakan sebuah brand, itu karena brand tersebut banyak menggunakan bahan ini. Karakternya adem, sangat nyaman dipakai dan tidak kaku.

 

TC

TC yang merupakan singkatan dari Tereron Cotton merupakan campuran dari 35% cotton combed dan 65% polyester. TC ini seperti PE, tidak menyerap keringat dan sangat panas ketika dipakai. Namun bahan ini lebih tahan kusut, dan tidak mudah melar meski sudah lama dipakai.

 

PE

Polyester PE merupakan jenis bahan yang terbuat dari serat sintesis dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly. Secara fisik kain PE tampak tipis dengan handfeel lumayan halus jika dipegang, namun jika dibandingkan katun, kain jenis ini jauh lebih panas karena tidak bisa menyerap keringat.

 

VISCOSE

Viscose, orang lebih umum menyebutnya sebagai  rayon, yakni bahan serat sintesa celulosa organic (buatan manusia) yang biasa digunakan sebagai bahan kain. Teksturnya  hamper mirip dengan tekstur kapas. Viscose biasanya digunakan untuk menambahkan kenyamanan pada serat sintesis dan juga menambah kecerahan warna. Serat Viscose mempunyai tahanan kelembaban yang lebih tinggi, kecemerlangan warna yang lebih baik dan lebih lembut dibandingkan  kapas. Karena jenis bahan kaos ini  terkesan mewah maka harganya mahal dan jarang tersedia di pasaran.

 

CVC

CVC atau Cotton Viscose  adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga cenderung menyerap keringat.

 

HYGET

Hyget terbuat dari plastik dan sangat tipis maka tak aneh harganya sangat murah. Bisa dibilang kurang layak dan nyaman untuk dijadikan sebuah pakaian kaos.  Biasanya pembuatan kaos murah dengan jumlah massal dan keperluan kampanye menggunakan kaos bahan ini.

 

Produk-produk kaos Teefortyone menggunakan bahan kain cotton combed dengan tingkat kenyamanan yang sangat tinggi, kami menggunakan kain cotton combed dengan grade special yang jarang ada di pasaran karena bahan yang kami pakai diorder dan diproses secara khusus sesuai karakter brand Teefortyone itu sendiri. Selain itu kami juga menggunakan cotton bamboo sebagai variasi bahan kaos.

Apabila ada customer atau klien yang ingin memesan custom kaos atau apparel lainnya dengan berbagai jenis bahan yang dimau, Teefortyone (TEE41) siap membantu, yuk silakan langsung kontak ya 🙂